DEFINISI, TUJUAN & MANFAAT PENGEBORAN AIR

Pengeboran air adalah proses mencari sumber air dibawah permukaan tanah melalui serangkaian proses pengeboran didalam tanah. Tujuan pengeboran air adalah mencari sumber air bersih yang didapat didalam tanah. Pertanyaan mendasar apakah pengeboran air perlu dilakukan?. Jawabannya adalah Ya sangat diperlukan. Kita mengetahui dipermukaan tanah sumber air yang dapat dimanfaatkan adalah sungai, air gunung, embung, dan air pdam. Dikota, kita akan sering menjumpai air berasal dari pam atau kita sebut air pdam, dimana retribusinya disalurkan melalui rumah ke rumah dengan tariff berdasakarkan volume pemakaian. Yang kedua kita tahu bahwa sumber air berasal dari sungai, dimana bisa dimanfaat untuk kegiatan mck dan air minum (setelah melalui proses). Yang ketiga air gunung, dimana air berasal dari gunung, produksi hanya untuk masyarakat tinggal digunung. Yang keempat adalah embung, biasanya dibuat oleh warga desa untuk menampung air hujan, tujuannya adalah persiapan menghadapi musim kemarau, sarana  pengairan sawah, dan keperluan harian.  Dari keempat sumber diatas, tidak akan pernah cukup untuk menunjang keperluan sehari-sehari bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pemukiman atau spot setempat. Tidak heran banyak bermunculan jenis bisnis toko air minum yang dijual dimasyarakat. Lalu bagaimana masyarakat yang tinggal didaerah terpencil yang jauh dengan sungai, gunung, dan sumber air bersih, dimana saluran air pdam belum menjangkau?, maka dengan itulah diperlukan sumber mata air lainnya yaitu sumur bor. Sumur bor terbagi menjadi 2 macam yaitu sumur bor dangkal dan artesis, yang membedakan dari keduannya adalah kedalaman pengeboran dan  sumber mata airnya.

Sumur bor  dangkal dibor dengan kedalaman antara 5-10 meter yang biasa kita lihat didesa ataupun pemukiman, biasanya dibuat untuk kepentingan individu atau pribadi. Sumber mata airnya melalui aliran air yang tepat dibawah tanah biasanya  dekat dengan sungai ataupun tepat dibawahnya adalah aliran air.Sumur dangkal juga digunakan untuk menampung resapan-resapan  air dari tanah sekitar, untuk mengambil air masih digunakan sistem conventional yaitu dengan cara ditimba. Sedangkan untuk sumur bor air artesis berlawan dari kedalaman dan sumber mata airnya. Pengeboran tersebut dilakukan antara kedalaman 100-150 meter bahkan sampai 300 meter berdasarkan survey  sebelum dibor. Sumber yang dicari adalah aquifer, yaitu sumber air yang berada diretakan pasir atau batu.  Sumber aquifer-aquifer tersebut diharapkan memiliki cadangan air yang banyak sehingga dapat menghasilkan debit air yang maksimal. Pengeboran air artesis mempunyai lubang bor sekitar 4 inchi sampai 12 inch berdasarkan ukuran casing. Untuk mengambil air dibawah permukaan tanah, digunakan pompa submersible, atau kita sebut pompa tenggelam, dimana air dipompa hingga ke permukaan tanah dan ditampung dibak tendon, yang selanjutnya didistribusi melalui pipa-pipa.   Hasil air melalui bor artesis jauh lebih baik dan higenis, karna air cenderung tidak ada kontaminasi dari permukaan tanah karna orientasi mata air adalah aquifer diretakan batu. Hasi air lebih bersih dan banyak, dikarenakan ditemukan banyak aquifer dibawah tanah. Tak heran, banyak perusahaan air minum,hotel  dan perumahan yang menggunakan sumur artesis untuk kebutuhannya.

Di Indonesia masih banyak daerah-daerah yang kebutuhan air belum tercukupi, tak heran banyak pekerjaan pengeboran air artesis dari pemerintah melalui kementrian ESDM (Energi & Sumber Daya Mineral Republik Indonesia) yang dielangkan. Tujuannya tidak lain tidak bukan adalah untuk memakmurkan masyarakat setempat yang kekurangan sumber mata air.   

 

******************************************************

PT. Bina Tirta Jaya Group

Used Japan Drilling machine & Heavy equipment Importer

Address : Siliwangi No.638, Semarang, Central Java, Indonesia

Website : www.rajamesinborair.com

Mail : yusronthowaf@ymail.com

Tel : +62 024 7624993

Phone : +6281328498889